Pangkas Jarak 2 Km, Jembatan Merah Putih Presisi di Kumpeh Beri Manfaat 11 Ribu Warga

 


MUARO JAMBI – Kehadiran Jembatan Merah Putih Presisi di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, membawa angin segar bagi ribuan masyarakat.


Ketua DPRD Kabupaten Muaro Jambi, Aidi Hatta, mengatakan pembangunan infrastruktur tidak hanya dilihat dari fisiknya, tetapi dari seberapa besar manfaat yang dirasakan masyarakat.


“Kami tentu menyambut baik peresmian Jembatan Merah Putih Presisi ini. Yang paling penting bagi kami di DPRD adalah bagaimana pembangunan ini benar-benar memberikan manfaat dan memudahkan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” ujar Aidi Hatta, Rabu (13/8/2026).


Jembatan sepanjang 90 meter dengan lebar 2 meter ini mampu memangkas jarak perjalanan hingga 2 kilometer dan menghemat waktu tempuh sekitar 25 menit. Bagi warga Desa Raden Betung dan Desa Sebrang Betung, akses yang lebih singkat sangat berarti untuk aktivitas ekonomi, pendidikan, hingga sosial.


“Kalau jarak dan waktu tempuh bisa dipangkas sampai 25 menit, tentu ini sangat berarti. Waktu yang selama ini terbuang di perjalanan bisa digunakan untuk aktivitas lainnya. Ini manfaat yang langsung dirasakan masyarakat,” kata Aidi.


Menurutnya, konektivitas antarwilayah menjadi faktor penting dalam pemerataan pembangunan. Jembatan ini memberikan manfaat bagi sekitar 11.782 jiwa.


“Bukan hanya menghubungkan dua desa, tetapi juga membuka akses masyarakat terhadap berbagai kebutuhan dan peluang ekonomi,” tuturnya.


DPRD Muaro Jambi, lanjut Aidi, akan terus mendorong pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat dengan perencanaan matang.


“Kami di DPRD tentu akan terus mendukung pembangunan yang memang menjadi kebutuhan masyarakat. Pemerataan infrastruktur harus menjadi perhatian, terutama di wilayah yang masih membutuhkan akses penghubung yang lebih baik,” tegasnya.


Ia berharap jembatan yang telah diresmikan tersebut dijaga dan dirawat bersama agar manfaatnya bisa dirasakan dalam jangka panjang.


“Pada akhirnya pembangunan itu harus kembali kepada masyarakat. Kalau masyarakat lebih mudah bergerak, lebih cepat beraktivitas dan akses ekonominya semakin terbuka, berarti pembangunan tersebut memang memberikan manfaat,” pungkasnya.

Comments

Popular posts from this blog

DPRD Muaro Jambi Gelar Paripurna Dengarkan Pidato Presiden Soal RUU APBN 2027

Paripurna LKPJ APBD 2025, Fraksi PKS-Perindo: Surplus Bukan Ukuran Keberhasilan

Semarak HUT RI ke-81, Sekretariat DPRD Muaro Jambi Gelar Lomba Joget Antarpegawai